Minggu, 24 Mei 2020

IBADAH YANG TERTOLAK



Jangan sampai ibadah yang sudah kita kerjakan di tolak oleh Allah SWT. Agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT, klik disini agar lebih paham dan insya Allah bisa kita tunaikan...

SUGENG RIYADI


Klik disini untuk mengkaji lebih mendalam apa itu Sugeng Riyadi....

Minggu, 26 April 2020

Bangun Jembatan Dengan Modal Ikhlas


Jembatan merupakan alat penghubung antar wilayah, baik itu desa, kabupaten atau provinsi, bahkan jembatan ada yang menghubungkan antar negara.

Untuk membangun sebuah jembatan membutuhkan anggaran biaya yang tidak sedikit, selain agar jembatan itu bisa lebih kuat dan bisa bertahan lama, bahan yang di gunakanpun harus berkwalitas dan itu tentunya sangat mahal. Tapi bagaimana jika jembatan di bangun dengan hanya modal ikhlas, apa bisa. Kalau ingin lebih tau coba simak video berikut, ternyata ada juga jembatan yang di bangun hanya dengan modal ikhlas. Klik disini

Selasa, 08 Januari 2019

MOTIVASI UASBN MUSABANGGA




Setiap tahun, sekolah-sekolah yang akan mengikuti Ujian Nasional, sudah menganggarkan untuk kegiatan motivasi bagi calon peserta Ujian Nasional. Secara psikologis, siswa seakan-akan memiliki beban berat dalam pendidikan. Secara agama juga Islam sudah memberikan keterangan yang jelas, bahwa hidup juga ada ujian, tergantung seberapa besar dan kuatnya iman seseorang. Sehingga, jika orang itu lulus, maka akan di naikan kwalitas derajat kehidupannya.

Di lembaga ranah pendidikan, ujian juga sudah menjadi budaya yang wajib bagi seluruh siswa yang ingin naik ke tingkat selanjutnya. Oleh karena itu, sebagai fasilitator di lembaga pendidikan, kita wajib memberikan fasilitas yang di butuhkan. Bagi Musabangga, ini adalah awal dari lahirnya lembaga pendidikan yang akan melahirkan calon generasi bangda yang berahlakul karimah sesuai dengan syariat Islam.

Oleh karenanya, Musabangga akan berjuang keras untuk merealisasikan harapan bagi semua siswa dan wali siswa, serta wewujudkan visi misi dan tujuan Musabangga. Insya Allah, Musabangga akan menjadi sekolah satu-satunya di Purbalingga, yang akan melahirkan generasi pemimpin bangsa yang Islami.

Ustadz Daryono Kepala Sekolah Musabangga, tak henti-hentinya selalu memberikan motivasi dan bimbingan bagi seluruh guru dan karyawannya, agar selalu memegang teguh apa yang menjadi visi misi dan tujuan dari Musabangga. Sehingga, guru dan karyawan Musabangga tetap semangat dalam perjuangan, dan tetap teguh hati serta pendirian. Karena sudah dibekali dengan syariat Islam.
________________________

Oleh : Soleh Ariyanto, S.Sos

Humas Musabangga

https://www.facebook.com/pangerankelr.boetuhpengertian?__tn__=%2CdC-R-R&eid=ARBTxKEWjOr2hoIzmAUOKLP9xbHRrB7IJPJC9dZPF4A18WgmrWAYfmm77g7f-qJ-SZ5z4b5dxMy_H0kU&hc_ref=ARTp7dNn_EhrYicqgAqt0Kf4srlGTXUKoM9VCqZ-rimCs2wuKysW2fdydMTs-6Xzr1w&fref=nf

Minggu, 18 November 2018

Pesan Rasullullah tentang Tata Cara Mendidik Anak


lead image


Parents bisa praktikkan gaya parenting berikut ini pada anak di rumah

Buku kecil ini saya temukan saat menata kembali tumpukan buku yang terpaksa diungsikan di atas plafon rumah karena banjir kemarin. Buku ini cocok sekali sebagai pengetahuan cara mendidik anak menurut Islam.
Buku ini merupakan bonus dari sebuah buku dengan judul “Cara Mengenal Allah dengan Cara yang Menyenangkan.” Hmmm… terdengar bagus sekali sebagai panduan cara mendidik anak menurut Islam, bukan?
Ingat karena belum membacanya, saya menghentikan aktivitas beres-beres dan membaca sejenak buku mungil ini. Beberapa hal yang ada di dalamnya sudah biasa atau sering kita dengar.
Namun sebagai pengingat, izinkan saya berbagi tentang cara mendidik anak menurut Islam ini dengan Anda, pembaca theAsian Parent Indonesia.

Pesan-pesan Rasullullah tentang tata cara mendidik anak menurut Islam

Sesuai dengan judulnya buku ini berisi tentang tata cara mendidik anak sesuai dengan sabda Rasullullah beserta butir-butir kutipan dari para Imam guna memperjelas sabda Nabi tersebut.

Mengenalkan dan mendidik anak tentang Tauhid

Rasullullah SAW bersabda: “Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah”.
Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (sya’bul Iman, juz 6, hal. 398 dari Ibn abbas)
Berdasarkan Hadist Nabi di atas, maka, dalam kitab Al Amali hal.475, Imam Al Baqir dan Imam ash Shadiq ra berkata; tahapan untuk mengenalkan Allah kepada anak adalah:
1. Pada usia 3 tahun, ajarkan kepadanya kalimah Tauhid, “Laila ha illallah” sebanyak tujuh kali.
2. Pada usia 3 tahun 7 bulan, ajarkan kepadanya kalimah “Muhammad Rasullullah.”

Mendidik anak tentang Salat

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2014/03/1495956375592a7b976f758.jpg Parenting Islami : Pesan Rasullullah tentang Tata Cara Mendidik Anak
Masih dalam kitab yang sama, Imam al Baqir dan Imam ash Shadiq ra menerangkan bagaimana seharusnya kita mengenalkan dan mendidik anak tentang salat.
1. Setelah anak usia 5 tahun dan telah memahami arah, maka coba tanyakan mana bagian kanan dan kirinya. Lalu ajarkan padanya arah kiblat dan mulailah mengajaknya salat.
2. Pada usia tujuh tahun ajaklah ia untuk membasuh muka dan kedua telapak tangannya dan minta padanya untuk melakukan salat.
3. Tata cara berwudhu secara penuh boleh diajarkan pada usia 9 tahun. Kewajiban untuk melakukan salat serta pemberian hukuman bila meninggalkannya sudah dapat diterapkan pada usia ini. Pada usia ini anak biasanya sudah pandai memahami akan urutan, aturan dan tata tertib.

Hak anak dalam pendidikan

Berkaitan dengan pendidikan agama, ada beberapa hal yang harus orang tua lakukan antara lain
1. Memberikan nama yang baik.
2. Diakikahkan dan dipotong rambutnya (akan lebih baik dilakukan pada hari ketujuh).
3. Ada hak anak yang tertambat pada ayahnya yaitu mendapat pengajaran budi pekerti yang luhur, menulis, dan latihan fisik yang menyehatkan badannya serta diwarisi harta yang halal.
src=https://id.theasianparent.com/wp content/uploads/2014/03/shutterstock 100114868.jpg Parenting Islami : Pesan Rasullullah tentang Tata Cara Mendidik Anak

Tentang ibadah-ibadah dan amalan lainnya

Saat anak mendekati usia baligh, maka wajib bagi orang tua untuk mengenalkannya dengan puasa serta mewajibkan salat. Selain itu juga memerintahkan padanya untuk mencari ilmu, menghafal Al-Qur’an, dan jika tidak mampu maka perintahkan padanya untuk mencatat.
Subhanallah, betapa indah tuntunan yang telah Nabi berikan untuk mendidik anak kita. Sebagai penutup berikut adalah penjelasan Imam Ali Zainal Abidin dalam kitab Risatul Huquq.
“Adapun hak anakmu adalah, ketahuilah bahwa ia berasal darimu. Dan segala kebaikan dan keburukannya di dunia, dinisbatkan kepadamu. Engkau bertanggung jawab untuk mendidiknya, membimbingnya menuju Allah dan membantunya untuk menaati perintah-Nya.”
“Maka, perlakukanlah anakmu sebagaimana perlakuan seseorang yang mengetahui bahwa andaikan ia berbuat baik pada anaknya, niscaya ia akan mendapatkan pahala dan andaikan ia berbuat buruk niscaya ia akan memperoleh hukuan.” (Al Khislal, hal.568)
Demikian pesan Rasullullah terkait dengan pendidikan anak. Semoga bermanfaat ya, Parents.

Jumat, 16 November 2018

PKU Muhammadiyah Purbalingga Mengadakan Sunatan Masal.


Menurut Bapak suprapto selaku ketua panitia sunat masal mengatakan bahwa, kegiatan ini di ikuti oleh peserta mencapai sekitar 25 anak, sebenarnya masih banyak yang ingin berpartisipasi, akan tetapi keterbatasan kami yang belum bisa menerima semua calon peserta sunat masal. Tepatnya pada hari Ahad tanggal 11 November 2018 kegiatan sunat masal PKU Muhammadiyah purbalingga di laksanakan di halaman masjid PKU Muhammadiyah Purbalingga, sekaligus di isi dengan Tabligh Akbar. Sebagai pembicara Tabligh Akbar tersebut adalah Dr. H. Hasan Bayuni, M.Mr. acara ini juga salah satu rangkaian Milad Muhammadiyah yang ke-106 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga.

Pada kesempatan tersebut, Bapak H. Ali Sudarmo, S.Pd selaku ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga memberikan sambutan dan sekaligus menyerahkan secara simbolis peserta sunat masal kepada pihak PKU Muhammadiyah Purbalingga. Dalam sambutannya beliau menyampaiakn tentang kiprah muhammadiyah di Indonesia, “muhammadiyah hadir salah satu untuk memerdekakan bangsa Indonesia. Dengan berbagai bidang Muhammadiyah berdiri untuk membantu dan merawat masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan mendirikan Klinik PKU Muhammadiyah. Oleh sebab itu, sebagai warga muhammadiyah khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, wajib menjaga dan merawat semua Amal Usaha Muhammadiyah”

Setelah menyampaikan sambutannya, PDM Purbalingga langsung menyerahkan calon pengantin sunat secara simbolis kepada pihak Kinik PKU Muhammadiyah Bobotsari. Dari sekitar 25 Peserta Alhamdulillah sampai pukul 11 siang sudah hamper semua peserta suanat sudah selesai di sunat. Semoga acara tersebut bisa diadakan setiap tahun sekali, jadi banyak masyarakat yang terbantu untuk menjalankan sunnah Rosul dan sebagai umat Muslim.

Resepsi Sumpah Pemuda Kabupaten Purbalingga





Pada tanggal 27 Oktober 2018 hari Sabtu malam jum'at, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Purbalingga mengadakan acara resepsi malam hari sumpah pemuda yang ke-90, kegiatan ini diselenggarakan di Aula Graha Adhiguna Pendopo dipokusumo purbalingga. hampir Seluruh Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Purbalingga diundang pada kegiatan tersebut.

Resepsi Sumpah Pemuda kali ini mengangkat Tema : "Bangun Pemuda Maju Bersama"
Kegiatan tersebut di pandu oleh Bapak Jumanto, atau biasa dikenal dengan nama Kak Jumbo. sambutan sambutan pertama di sampaikan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Purbalingga, "sebagai pemuda harus menjadi generasi penerus bangsa yang militan dan mampu memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat". ini pesan PDPM Purbalingga ketika menyampaikan sambutannya.

Sambutan yang kedua di sampaikan oleh PLT Bupati Purbalingga, yang diwakili oleh Bapak Widiono selaku Asisten 1 Bupati Purbalingga. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi kegiatan seperti ini salah satu wujud untuk mempersatukan umat dan masyarakat. Pada era dulu, pemuda adalah sebagai pemersatu walaupun berbeda agama, ras, suku ataupun kebudayaan, sehingga di tangan para pemudalah NKRI ini bisa memerdekakannya. Di era sekarang, tantangan semakin kompleks, salah satunya adalah digitalisasi atau teknologi yang semakin memudahkan dan memanjakan terutama kepada para pemuda, sehingga banyak diantara mereka menjadi malas. Oleh karena itu pemuda harus mampu memanfaatkan sebuah teknologi untuk ke hal-hal yang positif. Selain itu tantangan atau PR khususnya di Purbalingga adalah angka kemiskinan, masih ada 18,8% angka kemiskinan di Purbalingga. Ini di sebabkan karena tingkat pendidikan di purbalingga yang masih rendah. 

Beliau berharap dan berpesan kepada pemuda di purbalingga, harus mampu memanfaatkan teknologi dengan benar, dan pemuda yang selalu optimis dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada.
Dalam acara resepsi sumpah pemuda yg ke 90 ini di isi dengan diskusi kepemudaan dengan 2 narasumber yaitu Mas Andi Pranowo dengan materi social movement dan mas Ahmad sobirin dengan materi Pemberdayaan Ekonomi Warga Desa.

Selamat hari Sumpah pemuda yang ke-90

Sabtu, 29 September 2018

WORKSHOP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN


     Bpk Drs. Subeno, SE, M.Si dalam sambutan sebagai ketua Umum BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) dalam acara "Workshop Peningkatan Mutu Pendidikan" Sekolah-Madrasah se-Kab. Purbalingga. (Minggu, 30 September 2018).
     Pak Beno adalah sapaan yang biasa digunakan oleh rekan-rekan para pegiat pendidikan di Purbalingga, dalam kegiatan ini, beliau berharap kepada para birokrat agar berfikir sebagai negarawan. jadi tidak hanya memikirkan sekolah-sekolah negeri, akan tetapi memikirkan sekolah-sekolah swasta yang ada di Indonesia. karena dengan adanya sekolah-sekolah swasta, sudah membantu pemerintah dalam hal pendidikan yaitu mencerdaskan anak bangsa.

     selain itu, PAk Beno juga menginginkan peningkatan mutu pendidikan harus dijadikan sebagai budaya, budaya mutu yang berkelanjutan tidak ada hentinya, sehinggka setiap saat akan muncul jika sudah membudaya.
     Di lingkungan sekolah, yang pertama kali mencontohkan budaya mutu yaitu kepala sekolah. Kepala sekolah harus mampu memberikan contoh budaya mutu kepada guru karyawan dan siswanya.
Beliau menyampaikan, budaya mutu di lingkungan sekolah harus di petakan, ada 8 yg bisa di petakan, yaitu diantaranya adalah Kelulusannya, Kurikulumnya, Sarpras , pendidik dan tenaga kependidikannya, pengelolaan, manajemen, pembiayaan dan penilaian.
     Fungsi kepala sekolah selain sebagai manajer, dia juga harus memiliki kompetensi sebagai enterpreneur dan Supervisior. Dimana ia mampu memberikan sebuah produk pendidikan yang bermutu dan berkelas, sehingga masyarakat mempercayakan putra-putrinya untuk di sekolahkan di sekolah swasta.

Kamis, 28 Juni 2018






Pernah mungkin ada seseorang mengatakan, bahwa kebahagiaan itu sulit di cari. Memang benar kebahagiaan itu tidak bisa kamu cari, kebahagiaan itu di buat, di ciptakan, bukan siapa tapi kamu, iya kamu sendirilah yang mampu menciptakan kebahagiaanmu sendiri.

Jika kamu sudah mampu membahagiakan dirimu sendiri, barulah kamu mencoba untuk membahagiakan orang lain.
Untuk membahagiakan diri sendiri saja belum mampu, bagaimana jika kamu mau membahagiakan anak orang lain...!!!






Apapun yang orang lain katakan tentang kamu, dengarkanlah, biarkan dia mengungkapkan semua perasaannya kepadamu. Barang kali, dengan dia mengungkapkan isi perasaannya dengan kata-kata, baik itu jelek mapun baik tetaplah tersenyum dan selalu berfikir positif. 

Bukan hanya apa yang kamu lakukan, yang kamu pikirkan saja tentang orang lain itu akan kembali kepadamu. Teruslah berfikir dan bertindak yang baik, agar apa yang kamu berikan, akan mendapat balasan yang setimpa. pepatah jawa mengatakan "Sopo nandur, bakal ngunduh", maksudnya yaitu Siapa yang menanam maka dia akan memanennya.

Kamu mungkin tidak pernah menyadari, bahwa setiap kamu berakhlak, ada cermin yang selalu mengikuti. Berhati-hatilah jika kamu mau berakhlak, berdzikirlah agar selalu mendapat petunjuk-Nya.

KOLABORASI







Setiap kali kita menggunakan transportasi umum kereta, pasti kita sering menjumpai kereta yang kita tumpangi berhenti sejenak untuk menunggu kereta yang lain melintas. Kalau kita mencoba berfikir sejenak, mungkin muncul pertanyaan dalam diri kita, bagaimana komunikasi antara masinis yang membawa kreta kita tumpangi mampu mengkomunikasikan dengan baik dimana posisi kereta masing-masing, karena kita ketahui bahwa jalur yang kita lewati hanyalah satu saja, sedangkan kereta melintas sampai dua jalur berlawanan.

Apa jadinya jika antara masinis yang satu dengan masinis yang lainnya sampai sampai terjadi miss komunikasi, mungkin juga akan terjadi tabrakan. Ini bisa kita analogikan seperti sebuah kepemimpinan di dalam suatu lembaga maupun organisasi. Jika seorang pimpinan sampai terjadi miss komunikasi dengan para pimpinan yang lainnya, maka yang akan terjadi adalah saling menyalahkan. Yang harusnya sesama pimpinan itu memiliki satu tujuan yang sama, dan jangan sampai terjadi yang namanya miss komunikasi, karena sangat berbahaya, bisa terjadi saling gesekan antar pimpinan.

Dan yang akan menjadi korban yaitu yang ada di bawahnya, jika di sekolah ya pasti guru karyawan dan siswa dengan wali siswa. Ini yang masih sering saya lihat dan mengamati. Semoga juga menjadi introspeksi diri buat penulis.
___________________
Kroya, 24 Mei 2018

BERPROSES






Keberhasilan memang harus melalui proses, oleh karena itu kita tidak akan pernah tau apakah kita bisa berhasil atau tidak, jika kita tidak pernah mau untuk berproses. Berproses itu sebuah kewajiban jika kita ingin bertahan hidup, karena hidup yang tidak pernah berproses bisa dikatakan dia tidak hidup.

Untuk itu, kita perlu keberanian dan mental yang kuat untuk mulai berproses. Karena dengan keberanian kita bisa melakukan apa saja, bukan kalah sebelum maju, sehingga kita tau apa yang akan terjadi setelah kita berani untuk maju.


Setelah kita mempunyai keberanian dan mental yang kuat, kita juga harus yakin bahwa apa yang kita perjuangkan, akan mendapatkan sebuah keberhasilan. Karena keyakinan merupakan power yang bisa membantu kita untuk meraih sebuah keberhasilan, siapa lagi yang bisa meyakinkan kita, jika bukan dari diri kita sendiri. dan pada akhirnya keberhasilan yang haqiqi bisa kita dapatkan.


Tentunya, sebuah keberhasilan yang benar-benar sesuai dengan harapan dan kebutuhan kita.
Mari berproses....

KEBAHAGIAAN SEJATI








Kebahagiaan setiap insan itu memang berbeda, tinggal kita bagaimana menyikapi sebuah sesuatu. Kedewasaan seseorang lah yang membuatnya berbeda. Kedewasaan seseorang tidak bisa di lihat dari umurnya, banyak diantaranya semakin bertambah umurnya, yang seharusnya tingkat kedewasaannya pun bertambah, akan tetapi masih sama saja.

Manusia diciptakan hanya untuk beribadah dan berserah diri kepada Allah. Apapun yang kita kerjakan, itu adalah bernilai ibadah. Sebuah pernikahan misalnya, seseorang melakukan pernikahan itu juga termasuk Ibadah, apalagi bagi insan yang sudah matang dan kuat mentalnya. Selain untuk menghindari dosa, pernikahan juga bisa untuk menghilangkan kegelisahan. Karena dengan menikahi orang yang kita cintai, ini akan menghadirkan sebuah kebahagiaan.

Jika seseorang mampu memandang sebuah masalah adalah peluang kunci untuk membuka kebahagiaan, maka tidak ada manusia yang tidak bahagia, karena tidak ada nikmat Allah yang bisa kita dustakan.

Sejatinya orang itu dikatakan hidup, adalah dia yang sanggup membawa sebuah sesuatu itu dengan benar. Karena orang hidup itu harus ada masalah, orang yang tidak mempunyai masalah, bisa dikatakan dia tidak hidup. mungkin secara fisik dia masih bergerak layaknya manusia biasa, akan tetapi, hatinya sudah tidak bisa berfungsi seperti manusia biasa.

siapkan diri kita untuk menjemput kebahagiaan kita, kebahagiaan yang haqiqi, yang tidak akan pernah terhenti, yaitu kebahagiaan akhirat. Sebelum kita merasakan kebahagiaan di akhirat, mari kita bahagia di dunia. Sehingga kita bisa merasakan apa yang kita panjatkan setiap harinya, yaitu kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. amin

JANJI SUCI






Sebuah perjalanan tidak akan di katakan sebuah perjalanan jika tidak pernah berjalan ataupun melangkah. Begitu juga dengan kehidupan, seseorang tidak bisa dikatakan hidup, jika ia tidak bergerak.

Apalagi sebuah hubungan antara pria dan wanita, tidak bisa dikatakan sepasang kekasih ataupun suami istri jika belum ada ikatan sah, yaitu sebuah pernikahan. Dimana sebuah janji suci di ucapkan di depan wali, saksi, dan saudara kerabat. Perlu mental dan keyakinan yang kuat untuk itu.

Oleh karena itu, wahai wanita solehah mintalah untuk di segerakan, jangan biarkan untuk terlalu lama menunggu. Karena apa yang kamu tunggu, belum tentu ia kembali. Segeralah untuk di halalkan, karena banyak berkah dan pahala di dalamnya, jika kamu mengerti....

Jumat, 09 Februari 2018

Ikhlas Mencintaimu


             Pendidikan yang paling utama dan paling pertama itu pendidikan yang diberikan oleh orang tua, khususnya Ibu. Ruangan bukanlah syarat utama sebagai tempat proses pendidikan, dimanapun tempatnya, dimanapun waktunya, dan siapapun gurunya inysa Allah semua bisa dilakukan jika dilandasi dengan keikhlasan.
         Dengan keikhlasan dan keyakinan dalam pendidikan, insya Allah akan melahirkan para pejuang-pejuang hebat yang akan membawa perubahan pada didirnya, keluarganya, lingkungannya, agamanya bahkan bangsanya. Dengan demikian, baik dari orang tua maupun seorang guru dapat saling bekerjasa untuk menjadikan anak dan peserta didik yang diharapkan.
         Kasih sayang dan penuh cinta juga menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah proses pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh setiap orang tua kepada anaknya, khususnya seorang ibu yang selalu memberikan kasih sayang dan cintanya hanya untuk anaknya. Begitu juga dalam pendidikan, selain dengan keikhlasan, dengan cinta dan kasih sayang juga menjadi dasar untuk sebuah keberhasilan pendidikan. Jika kamu memberikan dengan penuh kasih sayang, sebagai anak atau murid juga akan menerima apa yang kamu sampaikan dengan penuh semangat, bahagia dan keceriaan. Berusahalah . . 


                                                                                                             Musabangga, 10 Februari 2018

Tanpa Perjalanan


      Perjalananlah yang membuat hidup kamu berbeda dengan orang lain, bagaimana hidupmu sekarang itulah perjalanan yang sudah kamu lakukan. Perjalanan juga yang akan membawamu kemana kamu akan melakukan sesuatu, berbeda dengan mereka yang tidak pernah sama sekali melakukan sebuah perjalanan. Ada diantara mereka yang tidak melakukan sebuah perjalanan akhirnya mereka menyesal dengan kehidupan yang mereka jalani saat ini, hidup terasa hampa, hidup menjadi tak berarti dan hidup jadi tak bermanfaat.
     Seorang petani yang setiap hari hanya melakukan perjalanan ke sawah, kehidupannya juga berbeda dengan seorang yang hanya berdiam diri di rumah, menonton televisi, mainan gadget, ngegame, apalagi hanya tiduran saja dirumah. Saaat dia menuju ke sawah, sudah banyak sekali yang dia dapatkan, dari segi kesehatannya, sosialnya, bahkan ekonimisnya juga bisa dia dapatkan.
      Seorang guru yang setiap hari melakukan perjalanan ke sekolah, dengan penuh semangat dan ikhlas untuk berjumpa dengan murid-muridnya yang siap menerima petuah-petuah dari sang guru. Mereka yakin, apa yang akan mereka peroleh akan membawa mereka pada perjalanan hidup yang abadi pada masa disaat mereka mulai mengenal apa itu arti sebuah kehidupan. Sekali lagi, hidup berarti bergerak, kalau sudah tidak ada gerakan berarti sudah tidak ada kehidupan. Seperti bumi yang kita pijak ini, jika sudah tidak lagi bergerak maka tidak ada kehidupan lagi bagi manusia.
      Sebuah lembaga, salah satunya yaitu lembaga pendidikan jika lembaga tersebut tidak pernah melakukan sebuah gerakan, maka tidak ada kehidupan di lembaga pendidikan tersebut. Bergerak identik dengan maju kedepan, sekolah yang tidak mau bergerak maka sekolah tersebut tidak akan pernah maju kedepan, baik siswanya, pendidikannya, kesejahteraan guru dan karyawaanya, bangunannya, semua stagnan atau hanya diam ditempat, lebih baik dari robot yang masih bisa bergerak karena ada yang menggerakan. Sebuah lembaga pendidikan juga bukan sebuah robot, yang bisa diatur dan digerakan se enaknya saja. Banyak didalamnya yang masih perlu pendampingan dan diperhatikan. Salah-salah jika salah menggerakan bisa jadi semuanya hilang. Mengendarai sebuah mobil juga perlu belajar dan berlatih, apalagi mengendarai sebuah lembaga. Bismillah...

                                                                                                           Bobotsari, 10 Februari 2018


Ice Breaking


Secara bahasa Ice breaker terdiri dari kata “ice” yang berarti es dan “breaking” yang berarti memecah. Secara istilah ice breaking bisa diartikan sebagai suatu kegiatan yang biasanya berupa permainan untuk memecahkan kebekuan serta menjadi kegiatan agar otak kembali fresh dalam sebuah pertemuan misalnya seperti seminar, ceramah, presentasi, pelatihan, dan kegiatan public speaking lainnya.
Ice breaking sangat dikenal di dunia seminar, kelas, workshop, pelatihan, atau juga dalam kegiatan outbound, dan sejenisnya. Kegiatan ini pada umumnya lucu dan mengundang tawa untuk seluruh peserta yang akhirnya mencairkan suasana dalam sebuah acara.
Para peserta akan merasa gembira jika telah melaksanakan game ice breaking lucu ini. Akan muncul riuh kegembiraan yang bisa menimbulkan rasa semangat, minat dan juga keterlibatan semua peserta mampu menciptakan makna pemahaman dan juga ada nilai moral yang terkandun di dalamnya



IBADAH YANG TERTOLAK

Jangan sampai ibadah yang sudah kita kerjakan di tolak oleh Allah SWT. Agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT, klik disini agar lebih...