Jumat, 09 Februari 2018

Tanpa Perjalanan


      Perjalananlah yang membuat hidup kamu berbeda dengan orang lain, bagaimana hidupmu sekarang itulah perjalanan yang sudah kamu lakukan. Perjalanan juga yang akan membawamu kemana kamu akan melakukan sesuatu, berbeda dengan mereka yang tidak pernah sama sekali melakukan sebuah perjalanan. Ada diantara mereka yang tidak melakukan sebuah perjalanan akhirnya mereka menyesal dengan kehidupan yang mereka jalani saat ini, hidup terasa hampa, hidup menjadi tak berarti dan hidup jadi tak bermanfaat.
     Seorang petani yang setiap hari hanya melakukan perjalanan ke sawah, kehidupannya juga berbeda dengan seorang yang hanya berdiam diri di rumah, menonton televisi, mainan gadget, ngegame, apalagi hanya tiduran saja dirumah. Saaat dia menuju ke sawah, sudah banyak sekali yang dia dapatkan, dari segi kesehatannya, sosialnya, bahkan ekonimisnya juga bisa dia dapatkan.
      Seorang guru yang setiap hari melakukan perjalanan ke sekolah, dengan penuh semangat dan ikhlas untuk berjumpa dengan murid-muridnya yang siap menerima petuah-petuah dari sang guru. Mereka yakin, apa yang akan mereka peroleh akan membawa mereka pada perjalanan hidup yang abadi pada masa disaat mereka mulai mengenal apa itu arti sebuah kehidupan. Sekali lagi, hidup berarti bergerak, kalau sudah tidak ada gerakan berarti sudah tidak ada kehidupan. Seperti bumi yang kita pijak ini, jika sudah tidak lagi bergerak maka tidak ada kehidupan lagi bagi manusia.
      Sebuah lembaga, salah satunya yaitu lembaga pendidikan jika lembaga tersebut tidak pernah melakukan sebuah gerakan, maka tidak ada kehidupan di lembaga pendidikan tersebut. Bergerak identik dengan maju kedepan, sekolah yang tidak mau bergerak maka sekolah tersebut tidak akan pernah maju kedepan, baik siswanya, pendidikannya, kesejahteraan guru dan karyawaanya, bangunannya, semua stagnan atau hanya diam ditempat, lebih baik dari robot yang masih bisa bergerak karena ada yang menggerakan. Sebuah lembaga pendidikan juga bukan sebuah robot, yang bisa diatur dan digerakan se enaknya saja. Banyak didalamnya yang masih perlu pendampingan dan diperhatikan. Salah-salah jika salah menggerakan bisa jadi semuanya hilang. Mengendarai sebuah mobil juga perlu belajar dan berlatih, apalagi mengendarai sebuah lembaga. Bismillah...

                                                                                                           Bobotsari, 10 Februari 2018


Ice Breaking


Secara bahasa Ice breaker terdiri dari kata “ice” yang berarti es dan “breaking” yang berarti memecah. Secara istilah ice breaking bisa diartikan sebagai suatu kegiatan yang biasanya berupa permainan untuk memecahkan kebekuan serta menjadi kegiatan agar otak kembali fresh dalam sebuah pertemuan misalnya seperti seminar, ceramah, presentasi, pelatihan, dan kegiatan public speaking lainnya.
Ice breaking sangat dikenal di dunia seminar, kelas, workshop, pelatihan, atau juga dalam kegiatan outbound, dan sejenisnya. Kegiatan ini pada umumnya lucu dan mengundang tawa untuk seluruh peserta yang akhirnya mencairkan suasana dalam sebuah acara.
Para peserta akan merasa gembira jika telah melaksanakan game ice breaking lucu ini. Akan muncul riuh kegembiraan yang bisa menimbulkan rasa semangat, minat dan juga keterlibatan semua peserta mampu menciptakan makna pemahaman dan juga ada nilai moral yang terkandun di dalamnya





          Sebuah perbedaan terkadang menjadi salah satu pemicu sebuah pertikaian, kebencian dan ketidak senangan. Jika kita memaknai sebuah perbedaan dengan sudut pandang yang baik, yang selalu di sampaikan oleh kalangan Kiai, Ustadz, dan 'Ulama yaitu selalu berkhusnudzon atau selalu berfikir positif, pastilah sebuah perbedaan akan menjadi baik. Coba kamu bandingkan, lebih banyak mana orang selalu berfikir positif atau orang yang suka berfikir negatif ?. Dimanapun kamu berada, baik di sekolah, di rumah, atau di tempat kerja sekalipun, pasti sering kamu jumpai hal semacam itu, ada orang yang selalu berfikir positif dan ada juga orang yang selalu berfikir negatif.
             Sebuah pertemuan yang tak pernah kamu rencanakan, terkadang akan membuatmu semakin penasaran, hatimu akan bertanya-tanya, siapa ?, mau apa ?, darimana? dan sebagainya. Akan tetapi kamu pasti akan berusaha untuk menunjukan hal-hal yang  baik kepadanya, inilah yang bernama takdir. Seperti halnya aku dan kamu dipertemukan disini, kita tak pernah merencanakan hal ini, tapi inilah yang sudah digariskan oleh Allah SWT untuk kita bertemu, untuk kita saling belajar, dan untuk kita saling berbagi pengalaman.
           Sebuah perjalanan hidup mengajarkan kepadaku, bahwa setiap orang itu memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Terkadang akupun tidah tahu dan kurang memahami hal tersebut. Pernah seorang guruku mengatakan, bahwa aku ini memiliki kelebihan yang jarang semua orang bisa melakukannya. Tanpa aku sadari, terkadang hal tersebut membuat aku semakin penasaran. Dan akupun selalu berusaha menerimanaya, dan aku juga mencoba untuk menikmatinya.
            Belajar memahami sifat dan karakter seseorang itu memang tidak bisa diminta, atau bahkan dijadikan sebuah profesi. Ini berjalan seperti air yang mengalir menuju ketempat yang lebih rendah, itu akan membuatmu selalu merasa rendah hati dan selalu berfikir positif terhadap apa yang kamu lihat, dan apa yang kamu rasakan. Semoga pertemuan kita akan dilanjutkan dipertemuan yang sudah di takdirkan. Terimakasih....


                                                                                                         Monumen Jendral Soedirman
                                                                                                         Rembang, 8 Februari 2018               

Rabu, 07 Februari 2018



             Apa yang kamu lihat dari gambar diatas ? apakah kamu melihat kelelahan disana ? apakah kamu lihat kegundahan disana ? dan apakah kamu lihat kesedihan disana ?
            Jawabannya tidak ada, kita memang tidak tahu bagaimana latar belakang seorang tukang becak yang kamu lihat, tetapi coba kamu hayati dan kamu renungkan, bagaimana jika yang ada difoto itu adalah kamu atau ayah kamu. Pernahkah kamu berfikir sejenak dan merenung akan seperti apa jika kamu atau ayah kamu yang ada disana. Ini adalah sebuah pelajaran dan tamparan keras bagi kita, sejauh mana kita sudah bersyukur dan bagaimana hidup kita sekarang. Sudah berapa banyak yang kita berikan kepada orang lain, kepada orang tua kita, jika kamu seorang guru, apa saja yang sudah kau ajarkan kepada murid-muridmu. Menjadi seorang guru itu adalah sebuah pilihan, tidak semua orang mampu menempatkan pilihan utamanya sebagai seorang guru. Selain tuntutannya yang banyak, pendapatan kamu sebagai seorang guru hanyalah mencukupi untuk kamu datang dan pulang. 
Memang terlihat berat, akan tetapi jika kamu tekuni, kamu jalani, dan kamu cintai, semua terasa ringan, apalagi jika kita berusaha untuk ikhlas dan hanya mengharap ridho Illahi. Percayalah, Allah akan memberikan rezeky dari arah yang tidak pernah kamu sangka-sangka. 
            Seperti yang dilakukan oleh tuakang becak, dia selalu sabar dan setia menunggu penumpang yang siap dia antar. Tak pernah dia membeda-bedakan penumpangnya, baik dia berbadan kecil maupun berbadan besar, dia akan tetap berusaha untuk mengantar ke tempat tujuan sang penumpang. Tidak pernah dia mengatakan berat, ringan, dekat ataupun jauh.
            Begitu juga dengan seorang guru, dia juga tidak boleh membeda-bedakan muridnya antara yang satu dengan yang lainnya, baik dia bisa baca atau belum, entah dia selalu bikin gaduh atau tenang, seorang guru dituntut kreatifitasnya dalam mendidik murid-muridnya. Jadikanlah ini sebuah tantangan, bukan menjadikan sebuah masalah. Tetap berkoordinasi, berkomunikasi dan berdo'alah, karena yang maha membolak-balikan hati manusia hanyalah Allah SWT. Lakukanlah . . . . .

                                                                                                                   Bobotsari, 8 februari 2018


          Seorang pemimpin itu berbeda dengan bos, kata Datu' Ismail sorang pegiat pendidikan dari Klantan Malaysia. Pemimpin itu tau apa yang dia pimpin, siapa yang dia pimpin dan tau bagaimana dia memimpin. Seorang kepala sekolah itu adalah hakekatnya sebagai pemimpin sekolah, bukan manager yang mengelola semua administrasi, seorang kepala sekolah harus tau lingkungan sekolahnya, dari depan sampai belakang, bahkan sampai sudut-sudut sekolah seorang kepala sekolah harus tau dan paham.
       Seorang guru disekolah juga termasuk pemimpin bagi anak didiknya,oleh karena itu perlu adanya sebuah pelatihan-pe;latihan khusus yang mampu meningkatkan keilmuan dan kreatifitasnya. Selain guru yang memberikan motivasi semangat untuk para siswa, seorang pemimpin di sekolah juga wajib untuk selalu memberikan motivasi kepada peserta didik di sekolahnya, agar mereka yakin dan mantap bahwa disitulah sebagai rumah kedua mereka untuk sebagai jembatan keberuntungan mereka dimasa yang akan datang.
       Selain ilmu pengetahuan yang harus dikuasai dan  di pahami oleh semua murid, namun perlu di cermati, bahwa setiap anak memiliki bakat yang berbeda-bda. oleh karena itu, perlu adanya ekstrakurikuler untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan dan bakat mereka untuk meraih prestasi yang dia harapkan.
        Dan yang trakhir, seorang pemimpin disekolah, harus mampu menyatukan visi dan misi sekolah kepada semua pihak, baik itu guru, karyawan, sampai wali siswa. agar apa yang menjadi tujuan bersama, akan tercapai dan terwujud dengan bersama-sama.

                                                                                                                    Adiwerna, 6 Februari 2018

Rabu, 31 Januari 2018

Nyalimu

Keberanian yang kita keluarkan, adalah keberanian yang berasal dari keyakinan kita sendiri. 
be your self ...
31-01-2018
Gor Mahesajenar Purbalingga 


Perjuangan yang kita perjuangkan akan kembali pada yang memperjuangkannya....
31-01-2018

LOVING THE WORK



Dari berbagai macam latar pendidikan, banyak sekali diantara kita yang membutuhkan sebuah pekerjaan, dari lulusan SD,SMP,SMA/K, bahkan sampaai perguruan tinggi, mereka bersaing untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang diharapkan, pekerjaan yang nyaman, tenaang, sampai gaji besar. Misalkan saja kamu, mungkin kamu saat ini sudah mendapatkan pekerjaan, tetapi pekerjaan yang kamu peroleh ini tidak seperti apa yang kamu harapkan, banyak masalah, kerjaan tidak sedikit, tidak mengenal waktu, atau gajimu yang kurang dari cukup. Kamu hanya bisa mengeluh dengan pekerjaanmu saat ini, tetapi sudahkah kamu mensyukuri apa yang sudah kamu dapatkan selama ini, mungkin dari perhitungan gaji masih kurang, tapi apakah kamu pernah menghitung berapa rizki yang sudah Allah berikan kepadamu ?. berapa kali kamu mengalami sakit ?, atau justru malah kamu belum pernah sakit selama kerja ?, gajimu selama ini digunakan untuk apa saja, apakah hak orang yang membutuhkan seperti orang fakir atau miskin sudah kamu penuhi dengan 2,5% dari gajimu saat ini ?. perlu kamu ketahui, sebesar apapun gajimu tetapi kewajiban kamu untuk memenuhi hak orang yang membutuhkan belum terlaksana, saya yakin kamu akan merasa masih kurang dan kurang, tidak ada perasaan cukup untuk memenuhi semua kebutuhanmu. Tetapi yakinlah, seberapapun gajimu saat ini, jika kewajiban dan hak tadi dipenuhi, insya Allah kamu akan merasa cukup untuk memenuhi kebutuhan, karena Allah tidak akan mengingkari janjinya didalam Al-Qur’an.
Begitu juga dengan sebuah pekerjaan, apabila kamu sudah mendapatkan sebuah pekerjaan, tetapi kamu selalu merasa tertekan, merasa dijauhi, merasa pekerjaanmu tidak pernah selesai, atau mungkin kamu selalu mengeluh dengan pimpinan atau bos kamu. Sehingga membuat pekerjaanmu tidak nyaman dan tidak tenang, justru itu akan membuat pekerjaanmu terasa berat dan berkeinginan untuk keluar dan mencari pekerjaan lain yang sesuai dengan harapan. Padahal kamu tau sendiri diluaran sana, masih banyak ribuan orang yang masih bersaing untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Kamu tak perlu ragu dan takut dengan sebuah pekerjaan, bekerja dimana saja yang namanya masalah itu pasti tetap ada, tinggal bagaimana kita mampu menghadapi, menyikapi dan mampu menyelesaikannya, insya Allah dari semua usahamu, semangatmu dan keikhlasanmu dalam melakukannya, kamu akan menemukan atau mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang kamu harapkan, bahkan bisa lebih dari apa yang kamu harapkan.
Dan jika saat ini kamu belum mempunyai sebuah pekerjaan, tidak usah khawatir, tidak usah takut dan tidak usah bingung. Yakinlah pekerjaan itu sedang menunggu kamu di suatu tempat, yang harus kamu lakukan yaitu tetap terus berusaha mencari sampai kamu benar-benar tidak bisa mencarinya, karena sejatinya, apapun yang kita usahakan pasti akan mendapatkan hasil dari apa yang kita usahakan. Seperti apa yang sudah dilakukan para ilmuan-ilmuan barat maupun muslim, dari setiap percobaan yang gagal dan gagal, tetapi dari kegagalan tersebut justru dijadikan motivasi untuk terus berusaha sampai dia berhasil. Jikalau pekerjaan itu belum juga kamu dapatkan, sudah puluhan kali, bahkan ratusan kali mencoba mencari pekerjaan tetapi tidak pernah lolos, mungki rezeki kamu ada di wiraswasta. Seperti yang di contohkan oleh nabi kita nabi Muhammad SAW, beliau adalah saudagar kaya dengan wirausahanya. Barang kali disitulah rezeki kamu berada. Tak ada salahnya perlu kamu coba, tidak harus terlalu besar dahulu, mulailah dengan menjualkan barang milik orang lain, tanpa kita ketahui suatu saat barang kita yang akan dijualkan oleh orang lain. Sebenarnya apappun pekerjaannya, asalkan kita ikhlas dan mau mencintai pekerjaan kita, insya Allah pekerjaan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan orang tua kita saat membesarkan kita menjadi seperti saat ini. Inilah kunci terakhir kamu yang perlu kamu lakukan, yaitu mintalah do’a restu dan ridho dari orang tua kita, karna dengan do’a-do’anyalah kita bisa terus berdiri tegak untuk menjalani bahtera kehidupan dunia yang fana. Yakinlah, cintailah dan tetap melakukan sesuatu.

PROBLEM IS LOVE


Semua orang pasti akan mendapatkan/memperoleh/menerima sebuah masalah, tidak ada manusia dimanapun mampu berlari meninggalkan masalah. Sebenarnya masalah itu seperti cinta, dalam bercinta pasti juga ada masalah, tetapi dalam masalah apa iya pasti ada cinta. Mencintai apapun, siapapun pasti akan tumbuh sebuah, dua buah, tiga buah masalah, bahkan bisa ratusan buah masalah. Tanpa kita caripun, masalah pasti akan menghampiri kita, mau tidak mau dia pasti akan selalu mengintai siapapun yang siap dia ikuti. Masalah tak mengenal usia, jenis kelamin, jabatan bahkan status social missal Kiyai, Pendeta, Pastur, Biksu atau yang lainnya. Andaikan kamu lari sejauh apapun, setinggi apapun dan sedalam apapun, dia akan tetap ada didepan kita, samping kita, atau di belakang kita. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW yang sudah dijamin oleh Allah masuk Surga-Nya, dia juga mempunyai masalah. Bahkan kakek moyang kita yang pertama kali diciptakan oleh Allah yaitu nabi Adam AS, juga sudah bermasalah, sampai-sampai Allah SWT mengusirnya dari Surga karena mengikuti nafsunya. Lalu, masalah itu sebenarnya datang darimana?, kapan ?, oleh siapa ?, dan siapa juga yang memberikan nama itu ?
Kita tidak akan membahas masalah itu, lagi lagi masalah. Andaikan ada kata lain selain masalah pasti akan saya pakai, atau di ganti problem jugaa bisa, tetapi artinya masalah juga si. Intinya kita tidak membahas itu, tapi yang akan kita bahas bagaimana cara kita menghadapi sebuah, dua buah atau banyak masalah. Kamu pasti sekarang juga sedang ada masalah bukan ?, coba bayangkan atau kamu hitung berapa masalah yang kamu punya saat ini, jika perlu bisa minta bantuan pensil atau kalkulator untuk menjumlah semua masalah kamu saat ini. Saya yakin kamu bingungkan menghitung masalah kamu sendiri ada berapa, saya saja bingung, bahkan cenderung tidak tahu berapa masalah saya saat ini. Memang masalah itu bukan untuk dihitung, tetapi diselesaikan, Bettuull ?. lalu bagaimana cara menyelesaikan masalah yang kita punya. Pertama, kita ketahui terlebih dahulu, apakah yang kita kira itu sebuah masalah atau justru itu sebuah peluang buat kita.

Di sini kamu perlu kejelian dalam mendiagnosa sebuah problem, salah-salah nanti kamu salah menilai dan memutuskan masalah. Kamu perlu kedewasaaan untuk itu, agar apa yang kamu putuskan, adalah keputusan yang tepat. Jangan sampai kau menyesal dan bahkan bisa menambah masalah baru. Kedua, jika kamu sudah tepat dalam memutuskan bahwa itu adalah masalah, kamu kenali dulu sebenarnya masalah apa itu, karna pepatah mengatakan, jika tak kenal, maka tak sayang. Masalah pun butuh perhatian khusus seperti kamu perhatian sama orang yang kamu saying, semakin kamu perhatian semakin saying pula dia. Begitu juga masalah, semakin kamu perhatikan, masalah itu akan lunak dan terlihat cerah , sehingga kamu mampu menyelesaikannya. Yang ketiga, setelah kamu berikan perhatian khusus sama masalah kamu itu, pasti kamu akan mendapatkan petunjuk untuk mengambil tindakan. Bayangkan saja, kamu misalnya, kamu sudah kenal lama sama perempuan, kamu juga sudah memberikan perhatian lebih sama perempuan itu, tetapi kamu tidak mengambil tindakan apapun, bisa jadi perempuan itu akan di ambil oleh orang lain, dan itu akan membuat masalah baru buat kamu. Sama halnya dengan masalah, jika sudah tau cara, metode atau langkah apa yang akan kamu lakukakan, tetapi tidak kamu lakukan, kamu tidak ada tindakan, maka masalah kamu itu akan menjadi banyak dan besar-besar. Oleh karena itu, lakukakanlah tindakan, melangkahlah kedepan jangan ke belakang, lihat kanan kirimu, begitu cocok, pas, masuk langsung saja tancap gas. Insya Allah masalahmu bisa terselesaikan dengan tepat. Lakukan itu satu demi satu untuk masalah yang kamu punya. bismillah

TEACHER IN THE LOVE



     Menjadi seorang guru di sekolah dasar itu beda dengan menjadi guru SMP/MTs/SMA/SMK, yang perlu kamu siapkan yaitu mental kuat, mental sabar, mental ikhlas, dan mental mental yang lain. Sebagai seorang guru di sekolah dasar itu mengasyikan, setiap kali bertemu anak-anak di sekolah, seakan kamu akan merasa masuk ke dalam dunianya. Dunia anak-anak yang pasti suka bermain, berlari, bernyanyi bahkan sampai berkelahi. Bagaimana kalau kamu menjadi seorang guru di sekolah dasar tetapi tidak memiliki mental mental yang disebutkan tadi, bisa-bisa kamu terserang penyakit beku hati, darah tinggi, bisa jadi kamu terkena stroke. Banyak hal yang perlu kita pahami dalam dunia anak-anak, orang yang sudah berumur tua bisa saja masih terlihat muda, fresh, bahkan aktivitasnya masih seperti anak muda. Itu karna orang tersebut selalu berfikir positif, dan yang pasti suka dunia anak, selalu tersenyum, selalu bergerak, menyanyi, menari dan sebagainya. 
             Coba kita lihat beberapa guru di sekolah taman kanak-kanak, banyak diantara mereka jarang terjangkit penyakit, apalagi sakit yang berbahaya, paling-paling demam, flu, pusing, batuk atau cuman serak karna setiap hari harus konser didepan muridnya. Bandingkan dengan guru yang diatasnya seperti SMP,SMA, bahkan perguruan tinggi (Dosen), banyak diantara mereka memiliki riwayat penyakit yang diharuskan untuk opname di rumah sakit.
               Menjadi guru di sekolah dasar juga bukan hanya mental yang perlu kita siapkan, tapi strategi atau metode bagaimana cara kita menyampaikan sebuah materi kepada anak-anak. Karna tidak bisa seorang guru sekolah dasar menyampaikan materi pembelajaran hanya dengan metode ceramah, anak-anak justru merasa kurang diperhatikan, hasilnya anak-anak ada yang ngantuk, main sendiri, lari-lari, bahkan tidak dihiraukan. Sperti yang di sampaikan di atas, kamu harus bisa masuk kedalam dunianya, setelah itu kamu baru bisa mengajak dunia mereka kedalam duniamu. Jika itu sudah bisa kamu lakukan, apapun yang kamu sampaikan insya Allah anak-anak mendengarkan dan paham.
               Siapkan saja terlebih dahulu bekal, amunisi, dan persenjataan khusus yang kuat jika kamu ingin menjadi seorang guru di sekolah dasar. Kreativitas dan inovasi juga penting jika kamu yaqin akan menjadi seorang guru di sekolah dasar. Tak usah ragu ataupun bimbang, ini semua hanyalah teoritis, belum tentu dilapangan apa yang kamu baca ini sesuai dengan apa yang kamu temukan sebenarnya. Saya katakana kembali, menjadi guru di sekolah dasar itu mengasyikan, penuh tantangan, juga ketegangan, tapi menyenangkan. Oleh karena itu, menjadi guru di sekolah dasar itu haru mengasyikan dan menyenangkan pula kepada muridnya.
             Yakinlah, niatkan karna Allah, menjadi seorang guru bukan untuk mencari sebuah penghasilan, tetapi hanya ingin beribadah kepada Allah SWT dan hanya mengharap ridho dari Allah SWT. Rezeki yang banyak ddan tidak barokah, berapapun itu pasti akan terasa kurang. Rezeki yang pas-pasan tapi barokah, insya Allah kamu akan merasakan yang berbeda, semua akan tercukupi. Karna janji Allah tidak akan pernah di ingkari, bukan begitu.

           Semoga apa yang saya tulis ini, mampu menginspirasi buat kamu yang ingin menjadi seorang guru di sekolah dasar. Mengabdilah kepada Allah SWT, bukan kepada seseorang atau ciptaan Allah.

Selasa, 30 Januari 2018

NIAT



         Belajar bukan hanya didalam ruangan, yang berisi bangku dan meja untuk menulis. Belajarlah dimana saja kamu berada, barang kali disitulah kamu mendapatkan pelajaran yang memang kamu butuhkan saat itu. Kita bisa lihat bagaimana suasana digambar, dengan penuh semangat dan tersenyum untuk melayani pembeli. 
        Mungkin ini bisa kamu terapkan disekolahmu, bayangkan saja murid kamu adalah pembeli, dan kamu sebagai penjual. Nah bagaimana agar sang pembeli bisa senang dan sabar untuk menunggu, disitulah kamu mulai berperan sebagai penjual, kamu bisa melakukan berbagai teknik atau metode untuk melakuka itu. 
        Bagaimana kamu sebagai seorang guru yang akan menyampaikan materi kepada murid, agar apa yang kamu sampaikan bisa dipahami oleh murid kamu. belajar dari penjual tersebut, kamu bisa menyampaikannya dengan penuh semangat dan mengasyikan, insya Allah murid kamu akan menerimanya dengan senang dan gembira. Mulailah dan niatkan karna Allah SWT

IBADAH YANG TERTOLAK

Jangan sampai ibadah yang sudah kita kerjakan di tolak oleh Allah SWT. Agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT, klik disini agar lebih...